Alumni serta mahasiswa Perkuliahan Reguler maupun Program Kelas Reguler STIE ABI Surabaya memiliki bobot / kualitas, gelar, status, hak akademik, dan ijazah yg SAMA.
Alumni P2K STIE ABI Surabaya memiliki gelar sesuai dgn jenjang pendidikan tinggi dan program studi/jurusan/bidang keilmuannya, dan memiliki hak mengaplikasikan gelarnya serta memiliki hak untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke jenjang yang lebih tinggi.
Ijazah serta Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Perkuliahan Reguler serta Program Kelas Reguler yakni SAMA. Dan pada Ijazah maupun Transkrip terkait, tidak tertulis apakah Alumni P2K ataukah Alumni Perkuliahan Reguler. Karena P2K merupakan Program Kelas Reguler dgn jadwal pendidikan serta peserta pendidikan yg berbeda.
Sistem Pendidikan tinggi
Kurikulumnya didisain dng mengaplikasikan Sistem SKS (Sistem Kredit Semester). Bobot / kualitas Kurikulumnya didisain selain bersumber Kurikulum Nasional (KURNAS), juga berlandaskan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni, serta terhadap keperluan profesionalitas dunia kerja serta kebutuhan untuk pendidikan tinggi lanjut ke yg lebih tinggi (ke Program S-2 (Pascasarjana) untuk alumni Srata Satu / S1, dan ke Program S3 untuk alumni Srata Dua / S2).
Alumni Program S1 dan S2 Perkuliahan Reguler STIE ABI Surabaya juga mampu aktif berperan-serta pada kelompok kerja; mampu berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keahlian lain serta memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit usaha mandiri sebagaimana kelompok ilmunya, mampu mengikuti perkembangan baru pd bidang keilmuannya, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi/jurusan di tingkat lebih lanjut.
Alumni Program S1 dan S2 Perkuliahan Reguler STIE ABI Surabaya disiapkan untuk menjadi Sarjana (S1) atau Magister/Master (S2) sebagaimana program studi/jurusannya, yang dapat mempertinggi jati dirinya dng bekal ilmu, teknologi, serta seni, sehingga mampu menyelesaikan problem sekaligus mempertinggi ilmunya.
Kompetensi alumninya di dlm hal menangani tiap problem, mampu mengungkap struktur serta inti permasalahan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penuntasannya; mengetahui dan bisa memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat memanfaatkan ilmu; cakap serta terampil sesuai dgn bidang keilmuannya; bisa memutuskan penyelesaian problem secara logika, memanfaatkan data/informasi yang diadakan; dapat mengaplikasikan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri di dalam bekerja dan berupaya.
Mahasiswa perkuliahan reguler yg tidak lulus suatu mata pelajaran, dapat mengulang di semester atau tahun atau periode berikutnya tanpa dipungut biaya tambahan.
Kompetensi dasar alumni Program S1 dan S2 Perkuliahan Reguler STIE ABI Surabaya yakni mempunyai bobot / kualitas serta integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dng perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu terus menerus maju dan berkembang; mampu menelusuri serta memiliki informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus menerus belajar.
Di samping disempurnakan dng ilmu, etika akademik serta profesi, keahlian dan keterampilan mengelola tim/organisasi secara sempurna / komprehensif pada bidang yang sesuai dgn bidang keilmuannya; keahlian bekerjasama di dalam tim, keahlian memahami ilmu terhadap etika, keahlian memahami ilmu sebagaimana bidang keilmuannya, sekaligus disempurnakan dng keahlian untuk memanfaatkan teknologi informasi serta komunikasi untuk kebutuhannya.
Bagi mahasiswa perkuliahan reguler yg bekerja dng sistem shift / perpindahan waktu, tetap dapat mengikuti pendidikan dgn baik. Karena sistem pendidikan tingginya diselenggarakan dgn kompetensi dng memadukan Program Perkuliahan Reguler serta Program Kelas Reguler, sehingga mahasiswa yang memiliki pekerjaan dng sistem shift / perpindahan waktu bisa mengikuti pendidikan di program lainnya dgn mekanisme tertentu.
Alumni Program Perkuliahan Reguler STIE ABI Surabaya memiliki keahlian penguasaan teori yang kuat sekaligus aplikasinya, dan kemampuan profesional serta cara pandang yg sempurna / komprehensif; meningkatkan sikap mental profesional yg berorientasi pada penuntasan problem berlandaskan alur berpikir-sistem; mampu mempertinggi kajian-kajian teoritis konsepsional paling baru; memiliki keahlian melakukan beraneka macam penelitian dasar maupun terapan.
Sistem pendidikan tingginya sangat layak bagi karyawan yg sibuk dgn kariernya maupun bagi yang belum bekerja, sebab diselenggarakan dgn kompetensi. Di samping kuliah tatap muka di dalam kelas, sistem pendidikan tingginya juga diselenggarakan dng memanfaatkan beraneka ragam metode efektif melalui tugas person terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dng bimbingan pengerjaan skripsi (S1) / tugas akhir / tesis (S2) yg terarah, terprogram serta terjadwal sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan tepat pd waktunya.
Untuk mahasiswa perkuliahan reguler yg telah memiliki pekerjaan diijinkan tidak masuk (absen) di pelajaran untuk beberapa pertemuan, jikalau mahasiswa terkait mendapat penugasan lembur, atau kerja dng sistem shift / perpindahan waktu, penugasan kerja ke luar kota/negeri, dgn melalui mekanisme tertentu.
Bobot Kredit & Lamanya Kuliah
Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun Perkuliahan Reguler, mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Untuk
Beban Studi (SKS yang ditempuh)
Masa Studi
Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1
Beban Studi = 144 - 152 sks
8 semester
Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1
Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada Tambahan 2 - 21 sks)
3 semester
Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1
Dihitung dari sisa sks
Dihitung sisa sks
Lulusan S1 semua jurusan melanjutkan ke S2 (MM)
Magister Manajemen (MM) = 54 - 72 sks
3 - 4 semester
Menaikkan Pendapatan
Mahasiswa (peserta pendidikan tinggi) Kelas Karyawan di STIE ABI Surabaya yakni person yang telah memiliki pekerjaan maupun person yang belum memiliki pekerjaan.
Para mahasiswa ini terus menerus bersinergi dan saling menolong memutuskan penyelesaian kesulitan masing2. Baik kesulitan di dalam hal karir, akademik, finansial/uang, maupun permasalahan lainnya. Juga dgn alumninya, memiliki ikatan yg kuat untuk saling menolong sesama alumni STIE ABI Surabaya.
Selama ini mahasiswa yg telah bekerja, terus menerus dapat mempertinggi karir dan penghasilannya selama pendidikan. Mereka mendapatkan peningkatan karir serta peningkatan penghasilan dari teman-teman mahasiswanya.
Namun selama ini mahasiswa yang belum memiliki pekerjaan, akan mendapat karier dari rekan-rekan mahasiswanya maupun alumninya, terutama rekan-rekan mahasiswa yang telah memiliki pekerjaan (sebagai aparat, wiraswastawan, komisaris, pegawai, pelayan, dll).
Solusi Terbaik (Jawaban Cerdas)
Jadi, bagi masyarakat yang telah memiliki pekerjaan dan relatif kesulitan di dlm hal meningkatkan karir serta mempertinggi penghasilan. Maka mengikuti P2K / Kelas Karyawan di STIE ABI Surabaya merupakan solusi penting / bijak untuk meningkatkan diri. Yaitu mempertinggi pendidikan formalnya sekaligus meningkatkan pengalaman, karir, serta penghasilan.
Bagi masyarakat yg belum bekerja serta relatif kesulitan di dlm hal mendapat karir. Maka mengikuti P2K / Kelas Karyawan di STIE ABI Surabaya ini merupakan solusi penting / bijak untuk mendapatkan karir. Yaitu mempertinggi pengalaman melalui mereka (teman-teman mahasiswanya) yg telah memiliki pekerjaan, dan akhirnya mendapat karier dari rekan-rekan mahasiswanya maupun dari dirinya sendiri. Sekaligus meningkatkan pendidikan formalnya.
Tags / tagged: status, perkuliahan, reguler, stie, abi, surabaya, artha, bodhi, iswara, stie abi surabaya, stie abi, stie artha bodhi, iswara surabaya, berperan, pada kelompok kerja, mampu berkomunikasi, dgn, intelektual berdaya saing, tinggi baik, secara, akademis, terapan sistem, pendidikan tingginya, sangat, layak, 54 72, sks 3, 4, semester menaikkan pendapatan, mahasiswa peserta, pengalaman, melalui mereka teman, teman mahasiswanya, sistem, pendidikan